Fungsi Rem Cakram Pada Motor Beserta Cara Kerjanya

Advertisement

Fungsi Rem Cakram Pada Motor 2019 – Berbagai teknologi canggih memang sudah berkembang pesat di dunia otomotif khususnya pada otomotif motor. Selain teknologi mesin yang membuat perfoma mesin makin tangguh serta hemat bahan bakar, pada sektor keamanan juga sudah mengalami banyak perubahan seperti halnya pada sektor pengereman. Ya, jika pada awalnya motor selalu identik dengan rem jenis tromol, namun beberapa tahun belakangan ini motor banyak yang menggunakan rem jenis cakram baik bagian depan maupun belakang.

Sebagai contoh kecil, pada tahun 2007 silam Honda telah mengeluarkan jenis sepada motor bebek dengan nama Honda supra X 125 yang telah dibekali dengan rem jenis cakram pada bagian depan maupun belakang. Dengan menggunakan rem jenis ini kemampuna Honda Supra X 125 ini dalam pengereman cukup handal, pasalnya rem jenis cakram ini memiliki daya cengkram yang cukup kuat sehingga mampu menahan laju motor dengan cukup sempurna.

Pada umumnya rem jenis cakram memang digunakan oleh motor-motor dengan volume silinder yang cukup besar, karena motor-motor tersebut memerlukan daya cengkram ataupun daya pengereman yang cukup kuat agar motor mampu berhenti ketika melaju dengan kecepatan penuh. Dalam menggunakan rem jenis cakram ini memang memerlukan penyetelan yang pas sehingga rem cakram mampu bekerja dengan maksimal.

Advertisement

Tapi jika rem cakram ini tidak disetel dengan baik, maka bisa-bisa rem cakram ini tidak dapat menahan laju motor atau bisa dikatakan blong. Nah guys, rem menjadi sebuah fitur motor yang harus benar-benar diperhatikan fungsinya. Jika terjadi sedikit kesalahan maka bisa berakibat fatal, pasalnya kinerja rem tersebut tidaklah berfungsi dengan baik. Nah berikut adalah Fungsi Rem Cakram Pada Motor Beserta Cara Kerjanya.

Fungsi Rem Cakram Pada Motor

Fungsi Rem Cakram Pada Motor

Fungsi Rem Cakram Pada Motor

Rem cakram memiliki fungsi dan peranan yang cukup vital pada sebuah kendaraan. Dan kita bisa bayangkan jika sebuah kendaraan tidak ada rem-nya maka pastinya kita akan kebingungan saat akan menghentikan laju motor maupun mobil. Maka dari itu rem cakram harus memiliki fungsi yang baik agar bisa bekerja dengan maksimal saat menjalankan fungsinya. Dan berikut adalah fungsi rem cakram pada motor.

Fungsi rem cakram pada motor

Seperti yang kita ketahui bersama, rem cakram adalah sistem pengereman yang menggunakan metode jepit untuk mengurangi dan menghentikan putaran sebuah piringan yang terletak pada roda kendaraan. Sistem rem cakram ini dinilai lebih simple dan lebih responsif dibandingkan dengan jenis rem yang lainya karena memiliki penampangan rem yang lebih kecil namun memiliki gaya gesek yang sangat kuat yang saling menekan gaya gesekan sehingga proses pengereman di nilai lebih efektif.

Gesekan (frictoin) merupakan faktor utama dalam pengereman. Oleh kerena itu, komponen yang dibuat untuk sistem pengereman harusalah mempunyai sifat bahan yang tidak hanya menghasilkan jumplah gesekan yang besar, namun harus tahan terhadap gesekan dan tidak meghasilkan panas yang dapat menyebabkan bahan tersebut mengeluarkan bau atau bisa saja menjadi meleleh atau berubah bentuk dari bentuk yang aslinya. Dan tidak jarang akan terasa seret ya sobat. Jika sudah begini fungsi rem cakram pada motor yang baik akan sangat tepat digunakan sebagai penanganan pertama,

Cara kerja rem cakram

Untuk cara kerja rem cakram pada motor memang sangat mudah, dengan mengerti akan fungsi dari rem cakram tersebut pasti cara kerja rem cakram ini akan menjadi maksimal. Dan hal yang terpenting untuk cara kerja rem cakram ini adalah penyetelan rem cakram tersebut, apakah bisa bekerja dengan maksimal atau tidak. Dan berikut adalah ulasana mengenai bagaimana cara kerja rem cakram pada motor.

  • Pada saat pedal rem ditekan

Pada saat pedal rem ditekan oleh si pengemudi, maka tekanan dari pedal rem akan diteruskan ke push rod. Setelah itu push rod akan mendorong piston ke master silinder. Sedangkan pada master silinder tersebut, tenaga tekan (gaya tekan) pengemudi akan diubah menjadi tekanan hidrolik. Piston di master silinder akan menekan fluida (Cairan rem atau brake fluid). Kemudian tekanan hidrolik ini akan diteruskan ke calliper melalui pipa dan selang rem.

  • Pada saat pedal rem dilepas

Pada saat pedal rem dilepas oleh pengemudi, maka tidak akan ada tekanan hidrolik yang menekan pada rem. Dengan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh gerakan piringan cakram tersebut maka akan mengembalikan posisi pada rem ke posisi semula. Sistem kerja rem cakram ini sangat tergantung dari jumlah cairan rem dan juga sistem hidroliknya.

Nah, apabila terjadi kebocoran ataupun kualitas dari cairan rem nya telah memburuk maka akan berakibat pada kinerja sistem rem cakram motor anda nantinya. Untuk itu agar tidak terjadi kebocoran, cara memperbaiki rem cakram sebaiknya anda melakukan pengecekan secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kebocoran serta menggunakan cairan rem yang berkualitas baik.

Baca Juga Informasi Lainnya
Harga Shock YSS Tabung Harga Shock DBS tabung matic

Itulah informasi mengenai fungsi rem cakram pada motor berserta cara kerjanya. Dengan memaksimalkan kinerja rem secara naik pastinya pengereman dapat dilakukan dengan maksimal dan hasil pengereamanpun akan jauh lebi sempurna. Sementara itu pastika rem tidak bocor sehingga kinerja rem cakram ini lebih baik dan lebih bagus. Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat dan “SALAM OTOMOTIF”.

5/5 (1 Review)
Advertisement